Detektif Migas Bersenapan Angin (2013)

Diposting : Senin, 14 Januari 2013 04:00  


Tahapan dasar untuk dapat mendeteksi potensi migas dan batubara di suatu tempat diperlukan pencitraan struktur batuan bawah permukaan. Pencitraan ini dilakukan dengan membangkitkan dan mengirimkan gelombang seismik ke lapisan-lapisan bawah permukaan tanah. Pantulan gelombang seismik itu yang dipakai untuk merekonstruksi struktur citra. Hal ini ditunjukkan oleh irisan vertikal data seismik. Pantulan gelombang harus direkam di lapangan secara langsung.

Sumber gelombang seismik untuk keperluan ini telah dirancang secara khusus, yang hasilnya adalah Mini Air Gun, yaitu sebuah alat yang lebih sederhana, portabel, dapat dioperasikan dengan biaya yang efisien, ramah lingkungan, tidak eksplosif sehingga aman di gunakan pada kawasan padat penduduk juga pada daerah rawa-rawa.

Perspektif

Salah satu bentuk kemajuan inovasi teknologi adalah pemakaian alat -alat dan instrumen yang lebih kecil dan ringkas, lebih portabel, dan lebih terkendali untuk menghasilkan kinerja yang sama.

 

Keunggulan Inovasi

• Mini air gun ini adalah untuk menggantikan dinamit sebagai sumber gelombang seismik untuk eksplorasi geologi

• Pengoperasian alat 50% lebih murah dibanding memakai dinamit dan ramah lingkungan

• Perangkat lebih portabel dan mudah dalam mobilisasi, khususnya untuk eksplorasi di kawasan berpenduduk, rawa-rawa, atau semak belukar

 

Potensi Aplikasi

Aplikasi utama dari Mini Air Gun ini adalah menggantikan fungsi dinamit sebagai sumber gelombang seismik dalam kegiatan eksplorasi geologi. Ini sangat cocok sekali diaplikasikan untuk perusahaan-perusahaan pertambangan

 

Inovator

Prof. Dr. Suprajitno Munadi; Humbang Purba M.Si; Yudi Kuntoro S .Si; Hari Yanto

 

Prospek Inovasi

Kesiapan Inovasi : *

Kerjasama Bisnis : ***

Peringkat Inovasi : *